IPA Kebanjiran, Pelanggan PDAM Sejak Minggu Mulai Dipasok Air Bersih

transdepok.com – Sampai Minggu (8/4/2018) malam, mulai pukul 20.45 sudah sekitar 70 persen pelanggan PDAM menerima pasokan air yang sebelumnya terhenti akibat Instalasi Pengolahan Air (IPA) di dua lokasi tertutup lumpur

Hal itu diungkapkan Direktur Umum PDAM Tirta Asasta Kota Depok, EE Sulaeman, Minggu (8/4/2018) malam.

“Yang belum mengalir dan dipasok air bersih yakni pelanggan di wilayah terjauh dari IPA. Yakni wilayah Cilangkap di Kecamatan Tapos, dan sebagian wilayah Kecamatan Cimanggis serta sebagian wilayah Kecamatan Sawangan,” jelas EE Sulaeman

Petugas kami terus bekerja dan berupaya mengatasi pasokan air bersih agar sehingga bisa normal lagi dan kami perkirakan perbaikan lancar agar tengah malam ini seluruh pelanggan dapat menerima pasokan air bersih

Seperti diketahui pasokan air bersih ke 60.000 pelanggan PDAM Tirta Asasta Kota Depok telah terhenti sejak Minggu (8/4/2018) pukul 02.30.

Penyebabnya karena IPA di Mekar Jaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok dan IPA di Citayam, Depok, tertutup material lumpur, akibat meluapnya Sungai Ciliwung karena hujan yang mengguyur wilayah Bogor sejak Sabtu siang hingga Minggu dinihari.

Sulaeman menjelaskan dari 60 ribu pelanggan yang pasokan airnya terhenti saat ini, sebanyak 45.000 pelanggan di wilayah Kecamatan Sukmajaya, Cilodong, Tapos dan Cimanggis akibat IPA di Legong, Mekarjaya

Sementara 15.000 pelanggan lainnya yang pasokan airnya juga terhenti adalah di kecamatan Pancoran Mas, Beji, Cipayung dan Sawangan. Di sini pasokan air bersih terhenti karena gangguan IPA Citayam.

“Sejak pagi petugas sudah berupaya melakukan membersihkan endapan lumpur. Normalnya kembali pengaliran air bersih belum dapat diperkirakan, karena mesti menunggu penurunan debit air dan penurunan tingkat kekeruhan air di bawah 1000 NTU,” kata Sulaeman.

Sementara Manager Pemasaran PDAM Tirta Asasta, Imas Dyah Pitaloka menjelaskan untuk sementara, pengaliran air bersih belum dapat diperkirakan kapan kembali normal.

“Sambil menunggu IPA berproduksi kembali, pihaknya akan mensuplai air kepada pelanggan dengan mengerahkan 3 (tiga) mobil tanki. Namun, karena keterbatasan armada, nantinya tidak semua pelanggan mendapatkan pelayanan dengan mobil tanki,” jelas Imas. (YN)

 43 views

Tinggalkan Balasan